Menikmati Tubuh Sepupuku Amelia

Menikmati Tubuh Sepupuku Amelia – Lendir Nikmat.

Menikmati Tubuh Sepupuku Amelia
Menikmati Tubuh Sepupuku Amelia

Menikmati Tubuh Sepupuku Amelia – Lendir Nikmat.

Cerita Menikmati Tubuh Sepupuku Amelia berawal dari aku adalah seorang karyawan sebuah dealer mobil di daerah Malang, kejadian ini terjadi 1 tahun lalu, anak pamanku yang namanya Amelia di sekolahkan ke Malang dari Surabaya, saat itu usianya baru 16 tahun, walaupun dengan usianya segitu dia terlihat dewasa, tinggi sekitar 167 cm, dengan rambut panjang hampir sebahu, ku tebak ukurannya 34B.

Kulitnya putih langsat dan hidungnya mancung. Amelia tinggal di rumahku saat bersekolah di Malang, setiap hari kita sering bertemu makin hari makin lama makin akrab dengannya, kadang bila ada waktu luang aku jemput dia disekolah dengan mobilku, kadang kita jalan-jalan ke Mall, dan kadang juga berekreasi, semua itu hanya ingin berdekatan dengannya.

Melihat keindahan tubuhnya, aku merasakan hal yang berbeda, padahal dia sepupuku sendiri, aku sebisa mungkin untuk menahan untuk melakukan yang menjurus kepadanya, suatu hari hujan deras sekali, tinggallah aku dan Amelia sendiri dirumah karena kedua orangtuaku masih sibuk dengan bisnisnya di kantor. Saat aku sedang bersantai sambil nonton TV.

Menikmati Tubuh Sepupuku Amelia – Lendir Nikmat.

Tiba-tiba kudengar bel pintu berbunyi. Siapa yang datang hujan-hujan beginis, pikirku dalam hati. Segera saja kubuka pintu dan tampak di depan pintu pagar rumahku ada seorang gadis berseragam SMU yang kehujanan. Ternyata gadis itu adalah Amelia.

Kehujanan yas

Dia mengangguk.

Kenapa ngga minta di jemputs

Tanggung Mas, Amelia udah di perjalanan pas hujan tadi.

Ya sudah kamu mandi air panas sana, biar nggak demam nanti. Dia pun menurut.

Menikmati Tubuh Sepupuku Amelia – Lendir Nikmat.

Saat itu aku baru menyadari di depanku ada pemandangan yang sangat indah. Tubuh Amelia yang sangat indah terlihat jelas di balik seragam sekolahnya yang basah kuyup. Saat itu, Amelia mengenakan Bra hitam yang sangat seksi. Melihat pemandangan seperti itu, kontolku langsung menegang.

Tiba-tiba muncul keinginan kuat untuk mencicipi tubuh Amelia, sepupuku sendiri. Aku langsung melepaskan semua pakaianku, supaya lebih gampang melaksanakan niat jahatku. Kutunggu dia di depan kamar mandi.

Selang beberapa lama, pintu kamar mandi terbuka dan muncul Amelia dengan hanya mengenakan handuk untuk menutupi tubuhnya. Dia tampak kaget setengah mati melihatku dalam keadaan bugil.

Mas..,

Menikmati Tubuh Sepupuku Amelia – Lendir Nikmat.

Belum sempat ia melanjutkan kata-katanya, kuterkam tubuhnya. Kudekap erat dan kutarik handuk yang melilit di tubuhnya dengan cepat, sehingga ia langsung telanjang bulat sama sepertiku. Ku seret dia ke dalam kamarku. Dia mencoba memberontak tapi sia-sia. Tenagaku jelas lebih kuat darinya.

Mas, apa-apaan ini Lepaskan! Aku tidak peduli dengan teriakannya.

Sesampainya di kamar, kuhempaskan tubuhnya ke ranjang. Kutindih tubuhnya, kuciumi lehernya yang putih mulus.

Mas, sudah Mas, cukup! Ingat aku saudaramu..

Diam kamu!

Mas Rama gila yah.. sadar Mas..

Menikmati Tubuh Sepupuku Amelia – Lendir Nikmat.

Teriakan dan rontaannya malah membuatku semakin terangsang. Kulumat bibirnya yang merah dan tipis menggiurkan itu. Mmmhh.. mmppff.. Ia seperti ingin mengucapkan sesuatu tapi tertahan oleh bibirku. Sementara tangan kiriku meremas dadanya yang putih dan montok.

Begitu kenyal dan halus. Kumainkan putingnya yang berwarna pink itu. Ia masih belum menyerah untuk berontak. Tetapi, semakin ia berontak, semakin aku bernafsu untuk memperkosanya.

ciumanku turun ke dadanya. Kulumat puting susunya dengan rakus. Kadang kugigit-gigit. Amelia menggelinjang kegelian.

Mas.. sshh.. cukuphh.. udah dong.. sshh Ujarnya setengah mendesah.

Menikmati Tubuh Sepupuku Amelia – Lendir Nikmat.

Aku malah semakin gencar melancarkan seranganku. Kali ini jemariku kuarahkan ke memeknya. Kumasukkan jari tengahku ke dalamnya. Ternyata Amelia sudah tidak perawan.

Ooo, kamu sudah pernah toh.. gimana rasanya, enak kans Sudahlah, nggak usah malu-malu nikmati aja..

Mendengar kata-kataku, Wajah Amelia merah padam menahan malu.

Tidak! Amelia nggak mau.. Mulutnya menolak, tetapi kurasakan memeknya semakin basah karena jariku bergerak keluar masuk.

Pantatnya pun bergerak-gerak merespon gerakan jariku. Kupermainkan klitorisnya dengan jariku. Dia tersentak kaget. Aahh.. jangan.. mmhh. ciumanku pindah lagi ke bibirnya. Kumainkan lidahku. Selama beberapa detik tidak ada respon.

Menikmati Tubuh Sepupuku Amelia – Lendir Nikmat.

Tetapi beberapa saat kemudian lidahnya membalas lidahku. Dia juga sudah tampak mulai pasrah, tidak lagi mencoba berontak seperti tadi. Kulepaskan ciumanku dari bibirnya.

Kujilati dari wajahnya ke leher, turun ke dada, perut dan akhirnya sampai pada lubang kenikmatan. Kujilat-jilat bibir memeknya sementara jariku masih bergerak keluar-masuk memeknya.

Ooohh.. udahh.. geli.. Tangannya mencoba mendorong kepalaku. Tapi kutepiskan dengan tanganku yang satu lagi.

Kuteruskan permainan lidahku di memeknya. Kali ini kugelitik klitorisnya.

Uuhh.. sshh.. jangaannhh.. sshh. memeknya semakin basah. Kupikir, inilah saatnya.

Menikmati Tubuh Sepupuku Amelia – Lendir Nikmat.

Aku segera bangkit dan mengarahkan kontolku yang sudah pada ketegangan maksimal. Amelia sepertinya tahu apa tindakanku selanjutnya.

Dia mencoba mendorongku, tapi kupegangi kedua tangannya. Kubuka lebar kedua pahanya dengan pahaku. Kumajukan pinggulku dan, bless! Dengan sekali tekan, amblaslah kontolku ke dalam memeknya.

Jangan Mas.. oohh teriaknya berusaha mencegahku.

Tetapi sudah terlambat. Aku tidak membuang waktu. Langsung kukocokkan kontolku, semakin lama semakin cepat. memek Amelia masih sangat sempit. Mungkin karena belum terlalu sering diterobos. Kurasakan memeknya berdenyut-denyut. Nikmat sekali.

Menikmati Tubuh Sepupuku Amelia – Lendir Nikmat.

Amelia pun sepertinya sudah lelah untuk melawan. Ia malah terlihat seperti sedang menikmati setiap sodokan yang kulakukan. Ssshh.. mmhh.. uuhh.. begitu saja yang keluar dari mulutnya. Wajahnya merah, entah merah karena malu, atau karena nafsu.

Bibirnya yang seksi terbuka, membuatku ingin melumatnya. Langsung saja kucium bibirnya. Kali ini, Amelia langsung membalas ciumanku. Lidah kami saling membelit satu sama lain.

Tanganku tidak tinggal diam. Kuremas lembut payudaranya yang indah. Kadang kupelintir putingnya yang sudah menegang.

Oohh.. sshh.. uuhh desahannya semakin keras.

Gimana, enak kans tanyaku.

Menikmati Tubuh Sepupuku Amelia – Lendir Nikmat.

Wajahnya semakin merah mendengar pertanyaanku. Dia hanya terdiam. Kuhentikan sodokanku. Ternyata pantatnya masih terus bergoyang-goyang. Kusentakkan pinggulku secara tiba-tiba.

Kupercepat gerakanku sampai pada batas maksimal kemampuanku.

Aaahh.. Kak Ramaaa.. uuhh.. sshh..

Kenapa sayangs kamu menikmatinyas

Iyahh.. oohh.. eennaakkhh.. sshh.. aahh…

Tak terasa 15 menit sudah kami berpacu dalam nafsu.

Menikmati Tubuh Sepupuku Amelia – Lendir Nikmat.

Mas.. sshh.. Amelia.. mauhh.. kkelluarrhh.. oohh..

Tahan dulu sayang.. hh.. sebentar lagi..

Nggak bisaahh.. Amelia kkellluuaarr.. aakkhh.. Badannya mengejang tak karuan diiringi teriakan kenikmatan yang membahana.

Sementara kecepatanku sama sekali tidak kukurangi. Tangan kiriku menggelitik klitorisnya, tangan kananku meremas dan memainkan payudara kirinya, sedangkan bibirku menghisap puting susu sebelah kanan. Semua kulakukan untuk menambah nikmatnya sensasi orgasme.

Sabar ya sayang aku belum keluar. bisikku mesra di telinganya.

Menikmati Tubuh Sepupuku Amelia – Lendir Nikmat.

Kucabut kontolku dari memeknya untuk memberinya kesempatan beristirahat. Kujilati lehernya sampai ke belakang telinga. Kugelitik klitorisnya dengan jemariku. Tak lama kemudian, memeknya kembali basah.

Kamu mau lagi sayangs.

Amelia mengangguk pelan.

Kali ini dia lebih agresif. Dia langsung memegang kontolku da meremasnya.

Punya Mas Rama besar dan panjang yah.. sampai mentok.

Menikmati Tubuh Sepupuku Amelia – Lendir Nikmat.

Aku hanya tersenyum bangga juga ada yang memuji senjataku, walaupun bukan yang pertama kali kontolku diakui kehebatannya.

Amelia meneruskan aksinya. Dia tidak lagi meremas, melainkan menjilati kontolku dari ujung sampai ke buah zakar. Nikmat sekali rasanya. Tak lama kemudian, dia mengulun kontolku. Kulumannya sangat nikmat. Lembut, tapi sangat terasa.

Aku hanya bisa memejamkan mata dan menikmati setiaphisapan yang dilakukannya padaku. Saat kubuka mata, Amelia sudah duduk di atas kontolku.

Dia lalu mengarahkan kontolku ke lubang memeknya. Dan.. slebbbb.. tertelan sudah batang kontolku oleh memeknya. Amelia bergoyang diatasku seperti orang menunggang kuda.

Terkadang, ia memutar pinggulnya, persis seperti goyang Inul. Kuremas-remas payudaranya yang menggantung seksi di depanku. Kadang kuhisap dan kujilati putingnya.

Menikmati Tubuh Sepupuku Amelia – Lendir Nikmat.

Oohh.. sshh.. geli.. mmhh.. Amelia merintih-rintih di atasku.

Selang 10 menit kemudian, Amelia orgasme untuk yang kedua kalinya. Dia langsung ambruk di dadaku. Kubalikkan tubuhnya Kutusuk dari belakang Kugerakkan pinggulku secepat mungkin.

Amelia hanya mampu merintih dan mendesah. 5 menit kemudian, aku merasa ada sesuatu yang hendak keluar dari senjataku.

Melll.. aku.. mauhh.. kkeellluarr.. Janganhh.. dihh.. dalammhh.. mmhh

Langsung kucabut kontolku dan kuarahkan ke wajahnya. Kubiarkan dia mengulum kontolku. Beberapa detik kemudian.. croott.. croott.. aku ejakulasi di wajahnya. Sebagian spermaku masuk ke mulutnya, dan sebagian lagi membasahi wajah, leher dan dadanya.

Menikmati Tubuh Sepupuku AmeliaLendir Nikmat.

Kami berbaring lemas dengan nafas tersengal. Kami berbincang-bincang dan akhirnya dia menceritakan tentang mantan pacarnya yang merenggut keperawanannya. Mantan pacarnya adalah kakak kelasnya sewaktu di Surabaya. Sekarang, anak itu sudah meninggal akibat overdosis narkoba.

Agen PokerAgen Domino99Agen Capsa SusunAgen AduQAgen BandarQAgen Bandar PokerAgen Sakong

Amelia pindah ke Malang untuk berusaha melupakan peristiwa itu. Ia beralasan kepada orangtuanya bahwa sekolah di Malang lebih bisa fokus. Setelah cukup lama berbincang-bincang, kuajak dia mandi bersama.

Judi PokerJudi Domino99Judi Capsa SusunAgen AduQJudi BandarQJudi Bandar PokerJudi Sakong
Nafsuku kembali bangkit saat kami saling menyabuni tubuh masing-masing. Saat itu dia menyabuni kontolku sambil meremas-remasnya. Langsung kucium bibirnya dan dia membalas dengan tak kalah ganasnya. Kami kembali melakukannya, kali ini dengan posisi berdiri di bawah guyuran shower.

Keris99 - Agen Bandar66 Online | Sakong Online | Capsa Susun | Bandar Poker | Judi Domino99 | BandarQ | AduQ | Poker Texas Indonesia
Keris99 – Agen Bandar66 Online | Sakong Online | Capsa Susun | Bandar Poker | Judi Domino99 | BandarQ | AduQ | Poker Texas Indonesia 

Lendir Nikmat

Cerita Dewasa | Cerita Panas | Cerita Mesum | Cerita Bokep | Bokep Online