Baru Kenalan Ku Serahkan Tubuhku Untuk Dinikmati

Baru Kenalan Ku Serahkan Tubuhku Untuk Dinikmati – Lendir Nikmat.

Baru Kenalan Ku Serahkan Tubuhku Untuk Dinikmati
Baru Kenalan Ku Serahkan Tubuhku Untuk Dinikmati

Baru Kenalan Ku Serahkan Tubuhku Untuk Dinikmati – Lendir Nikmat.

Cerita Baru Kenalan Ku Serahkan Tubuhku Untuk Dinikmati berawal dari perkenalkan nama panggilanku Maya. Aku baru berusia 18 tahun (SMA kelas III). Tinggiku lumayan sekitar 168 cm dan warna kulitku kuning bersih. Rambutku pendek sebahu, dan dadaku tidak terlalu besar dan tidak terlalu kecil juga.

Sangat proporsional antara tinggi dan berat badanku. Kata orang-orang aku sangat cocok untuk seorang model. Dan aku belum mempunyai pacar. Aku anak ke 3 dari 4 bersaudara dan semua perempuan. Kakak-kakakku semua sudah mempunyai pacar, kecuali adikku yang paling kecil kelas dua SMP.

Pengalaman ini terjadi sekitar awal bulan Feb 2001. Pengalaman ini adalah apa yang kualami di tahun 2001 ini. Ceritanya begini. Bermula saat aku berkenalan dengan seorang cowok, sebut saja namanya Muki. Orangnya tampan, tinggi sekitar 170 cm, dan tubuhnya atletis. Pokoknya sesuai dengan pria idamanku.

Baru Kenalan Ku Serahkan Tubuhku Untuk Dinikmati – Lendir Nikmat.

Perbedaan umur kami sekitar 8 tahun, dan dia baru saja lulus dari universitas swasta terkenal di kota Jakarta. Kami kenalan pada saat aku sedang mempersiapkan acara untuk perpisahan kelas 3 di SMA-ku. SMAku di kawasan Jakarta Barat. Dan pada saat itu Muki sedang menemani adiknya yang kebetulan panitia perpisahan SMA kami. Pada saat itu Muki hanya melihat-lihat persiapan kami dan duduk di ruangan sebelah.

Akhirnya pada saat istirahat siang, inilah pertama kalinya kami ngobrol-ngobrol. Dan pada saat kenalan tersebut kami sempat menukar nomor telepon rumah. Kira -kira tiga hari kemudian, Muki menelepon ke rumahku.

“Hallo selamat sore, bisa bicara dengan Maya, ini dari Muki.”

Baru Kenalan Ku Serahkan Tubuhku Untuk Dinikmati – Lendir Nikmat.

“Ada apa, kok tumben mau nelepon ke sini, aku kira sudah lupa.”

“Gimana kabar kamu, mana mungkin aku lupa. Hmm, May ada acara nggak malam minggu ini.”

Aku sempat kaget Muki mengajakku keluar malam minggu ini. Padahal baru beberapa hari ini kenalan tapi dia sudah berani mengajakku keluar.
Ah, biarlah, cowok ini memang idamanku kok.

Baru Kenalan Ku Serahkan Tubuhku Untuk Dinikmati – Lendir Nikmat.

“Hmmm belum tau, mungkin nggak ada, dan mungkin juga ada,” jawabku.

“Kenapa bisa begitu,” balas Muki.

“Ya, kalaupun ada bisa dibatalin seandainya kamu ngajak keluar, dan kalo batal acaranya aku bakalan akan nggak terima telpon kamu lagi,” balasku lagi.

“Ooo begitu, kalau gitu aku jemputnya ke rumahmu, sabtu sore, kita jalan-jalan aja. Di mana alamat rumahmu.”

Baru Kenalan Ku Serahkan Tubuhku Untuk Dinikmati – Lendir Nikmat.

Kemudian aku memberikan alamat rumahku di kawasan Maruya. Dan ternyata rumah Muki tidak begitu jauh dari rumahku. Ya, untuk seukuran Jakarta, segala sesuatunya dihitung dengan waktu bukan jarak.

Tepat hari sabtu sore, Muki datang dengan kendaraan dan parkir tepat di depan rumahku. Setelah tiga puluh menit di rumah, ngobrol -ngobrol dan pamitan dengan orang rumah, akhirnya kami meninggalkan rumah dan belum tahu mau menuju ke mana. Di dalam mobil kami berdua, ngobrol sambil ketawa-ketawa dan tiba-tiba Muki menghentikan mobilnya tepat di lapangan tenis yang ada di kawasan Jakarta Barat.

“May, kamu cantik sekali hari ini, boleh aku mencium kamu,” bisik Muki mesra.

Baru Kenalan Ku Serahkan Tubuhku Untuk Dinikmati – Lendir Nikmat.

“Muk, apa kita baru aja kenalan, dan kamu belum tau siapa aku dan aku belum tau siapa kamu sebenarnya, jangan-jangan kamu sudah punya pacar.”

“Kalo aku sudah punya pacar, sudah pasti malam minggu ini aku ke tempat pacarku.”

“Muk, terus terang semenjak pertama kali melihat kamu aku langsung tertarik.”

Tiba-tiba tangan Muki memegang tanganku dan meremasnya kuat -kuat.

Baru Kenalan Ku Serahkan Tubuhku Untuk Dinikmati – Lendir Nikmat.

”Aku juga May, begitu melihat kamu langsung tertarik.”

Dan Muki menarik tanganku hingga badanku ikut tertarik, lalu Muki memelukku erat-erat dan mencium rambutku hingga telingaku. Aku merinding dan tiba-tiba tanpa kusadari bibir Muki sudah ada di depan mataku. Dan pelan-pelan Muki mencium bibirku.

Pertama-tama, sempat kulepaskan. Karena inilah pertama kali aku dicium seorang laki-laki. Dan tanpa pikir panjang lagi, aku yang langsung menarik badan Muki dan mencium bibirnya. Ciuman Muki sepertinya sudah ahli sekali dan membuatku begitu bernafsu untuk menarik lidahnya.

Baru Kenalan Ku Serahkan Tubuhku Untuk Dinikmati – Lendir Nikmat.

Oh.. betapa nikmatnya malam ini. Dan, lama-kelamaan tangan Muki mulai meraba sekitar dadaku.

“Jangan Muk, aku tidak mau secepat ini, lagi pula kita melakukannya di depan jalan, aku malu Muk,” jawabku.

Sebenarnya aku ingin tetekku diremas oleh Muki karena aku sudah mengidam-idamkan dan sudah membayangkan apa yang akan terjadi berikutnya.

“May, bagaimana kalau kita nonton aja. Sekarang masih jam setengah delapan dan film masih ada kok.”

Baru Kenalan Ku Serahkan Tubuhku Untuk Dinikmati – Lendir Nikmat.

Akhirnya aku setuju. Di dalam bioskop kami mencari tempat posisi yang paling bawah. Muki sepertinya sudah sangat pengalaman dalam memilih tempat duduk. Dan begitu film diputar, Muki langsung melumat bibirku yang tipis. Lidah kami saling beradu dan aku membiarkan tangan Muki meraba di sekitar dadaku. Walaupun masih ditutupi dengan baju.

Tiba-tiba Muki membisikkan sesuatu di telingaku, “May, kamu membuat nafsuku naik.”

“Aku juga Muk,” balasku manja.

Dan Muki menarik tanganku dan mengarahkan tanganku ke arah kontolnya.

Baru Kenalan Ku Serahkan Tubuhku Untuk Dinikmati – Lendir Nikmat.

“Astaga,” pikirku. Ternyata diluar dugaanku, kontol Muki sudah sangat tegang sekali. Dan aku tidak menyia-nyiakan kesempatan yang pertama kali ini.

“Teruskan may, remas yang kuat dan lebih kuat lagi.” Tak lama kemudian, tangan Muki sudah berhasil membuka bajuku. Kebetulan saat itu aku memakai kemeja kancing depan. Sehingga tidak terlalu susah untuk membukanya. Kebetulan aku memakai BH yang dibuka dari depan.

Akhirnya tangan Muki berhasil meremas tetekku yang baru pertama kali ini dipegang oleh seseorang yang baru kukenal. Muki meremasnya dengan lembut sekali dan sekali-kali Muki memegang puting tetekku yang sudah keras.

Baru Kenalan Ku Serahkan Tubuhku Untuk Dinikmati – Lendir Nikmat.

“Teruskan Muk, aku enak sekali..” Dan tanpa sengaja aku pun sudah membuka reitsleting celananya, yang pada saat itu memakai celana kain.

“Astaga,” pikirku sekali lagi, tanganku dibimbing Muki untuk memasuki celana dalam yang dipakainya. Dan sesaat kemudian aku sudah meremas-remas kontol Muki yang sangat besar. Kami saling menikmati keadaan di bioskop waktu itu.

“Teruskan Muk, aku enak sekali..” Tidak terasa film yang kami tonton berlalu dengan cepat. Dan akhirnya kami keluar dengan perasaan kecewa.

“Kita langsung pulang ya May sudah malam,” pinta Muki.

Baru Kenalan Ku Serahkan Tubuhku Untuk Dinikmati – Lendir Nikmat.

“Muk, sebenarnya aku belum mau pulang, lagian biasanya kakak-kakakku kalau malam mingguan pulangnya jam 11:30 malam, sekarang masih jam 10:15, kita keliling-keliling dulu ya.” bisikku mesra.

Sebenarnya dalam hatiku ingin sekali mengulang apa yang sudah kami lakukan tadi di dalam bioskop. Namun rasanya tidak enak bila kukatakan pada Muki. Mudah-mudahan Muki mengerti apa yang kuinginkan.

“Ya, sudah kita jalan-jalan ke senayan aja, sambil ngeliat orang-orang yang lagi bingung juga,” balas Muki dengan nada gembira.

Baru Kenalan Ku Serahkan Tubuhku Untuk Dinikmati – Lendir Nikmat.

Sampai di senayan, Muki memarkirkan mobilnya tepat di bawah pohon yang jauh dari mobil lainnya. Dan setelah Muki menghentikan mobilnya, tiba-tiba Muki langsung menarik wajahku dan mencium bibirku. Kelihatannya Muki begitu bernafsu melihat bibirku. Sebenarnya inilah waktu yang kutunggu-tunggu. Kami saling melumat bibir dan permainan lidah yang kami lakukan membuat gairah kami tidak terbendung lagi.

Tiba-tiba Muki melepaskan ciumannya.

“May, aku ingin mencium tetekmu, bolehkan..”

Baru Kenalan Ku Serahkan Tubuhku Untuk Dinikmati – Lendir Nikmat.

Tanpa berkata sedikit pun aku membuka kancing kemejaku dan membuka kaitan BH yang kupakai. Terlihat dua gundukan yang sedang mekar -mekarnya dan aku membiarkannya terpandang sangat luas di depan mata Muki. Dan kulihat Muki begitu memperhatikan bentuk bulatan yang ada di depan matanya. Memang tetekku belum begitu tumbuh secara keseluruhan, tapi aku sudah tidak sabar lagi untuk dicium oleh seorang lelaki.

“May, apa ini baru pertama kali ada yang memegang yang menciumi tetekmu,” bisik Muki.

“Iya, Muk, baru kamu yang pertama kali, aku memberikan ke orang yang benar -benar aku inginkan,” balasku manja.

Baru Kenalan Ku Serahkan Tubuhku Untuk Dinikmati – Lendir Nikmat.

Tak lama kemudian, Muki dengan lembutnya menciumi tetekku dan memainkan lidahnya di seputar puting tetekku yang sedang keras. Aduh enak sekali rasanya. Inilah waktu yang kutunggu-tunggu sejak lama. Nafsuku langsung naik pada saat itu.

“Jangan berhenti Muk, teruskan ya… aku enak sekali..” Dan tanganku pun dibimbing Muki untuk membuka reitsleting celananya. Dan aku membukanya. Kemudian Muki mengajak pindah tempat duduk dan kami pun pindah di tempat duduk belakang. Sepertinya di belakang kami bisa dengan leluasa saling berpelukan.

Baju kemejaku sudah dilepas oleh Muki dan yang tertinggal hanya BH yang masih menggantung di lenganku. Reitsleting celana Muki sudah terbuka dan tiba-tiba Muki menurunkan celananya dan terlihat jelas ada tonjolan di dalam celana dalam Muki. Dan Muki menurunkan celana dalamnya. Terlihat jelas sekali kontol Muki yang besar dan berwarna kecoklatan. Ditariknya tanganku untuk memegang kontolnya. Dan aku tidak melepaskan kesempatan tersebut. Muki masih terus menjilati tetekku dan sekali-kali Muki menggigit puting tetekku.

Baru Kenalan Ku Serahkan Tubuhku Untuk Dinikmati – Lendir Nikmat.

“Muk, teruskan ya… jilat aja Muk, sesukamu..” desahku tak karuan.

Sementara aku masih terus memegang kontol Muki. Dan sepertinya Muki makin bernafsu dengan permainan seksnya. Akhirnya Muki sudah tidak tahan lagi.

“May, kamu isap kontolku ya… mau nggak?”

“Isap bagaimana..”

Baru Kenalan Ku Serahkan Tubuhku Untuk Dinikmati – Lendir Nikmat.

“Tolong keluarin punyaku di mulutmu.”

Sebenarnya aku masih bingung, tapi karena penasaran apa yang dimaui Muki, maka aku menurut saja apa permintaannya. Dan Muki merubah posisi duduknya, Muki menurunkan kepalaku hingga aku berhadapan langsung dengan kepunyaan Muki.

“Muk, besar sekali punyamu.”

“Langsung aja may, aku sudah tidak tahan..”

Baru Kenalan Ku Serahkan Tubuhku Untuk Dinikmati – Lendir Nikmat.

Aku langsung mengulum pelan-pelan kepunyaan Muki. Inilah pertama kali aku melihat, memegang dan mengisap dalam satu waktu. Aku menjilati dan kadang kutarik dalam mulutku kepunyaan Muki. Sekali-kali kujilati dengan lidahku. Dan sekali-kali juga kujilati dan kuisap buah kepunyaan Muki. Aku memang menikmati yang namanya kontol. Mulai dari atas turun ke bawah. Dan kuulangi lagi seperti itu. Dan kepala kontol kepunyaan Muki aku jilatin terus. Ah… benar-benar nikmat.

Sekitar lima menit aku menikmati permainan punya Muki, tiba-tiba, Muki menahan kepalaku dan menyuruhku mengisap lebih kuat.

“Terus May, jangan berhenti, terus isap yang kuat, aku sudah tidak tahan lagi..” Dan tidak lama setelah itu, Muki mengerang keenakan dan tanpa sadar, keluar cairan berwarna putih dari kontol Muki. Apakah ini yang namanya sperma, pikirku.

Dalam keadaan masih keluar, aku tidak bisa melepaskan kontol Muki dari mulutku, aku terus mengisap dan menyedot sperma yang keluar dari kontol Muki. Ah… rasa dan aromanya membuatku ingin terus menikmati yang namanya sperma. Aku pun tidak bisa melepaskan kepalaku karena ditahan oleh Muki. Aku terus melanjutkan isapanku dan aku hanya bisa melebarkan mulutmu dan sebagian cairan yang keluar tertelan di mulutku. Dan Muki kelihatan sudah enak sekali dan melepaskan tangannya dari kepalaku.

Baru Kenalan Ku Serahkan Tubuhku Untuk Dinikmati – Lendir Nikmat.

“May, aku sudah keluar, banyak ya..”

“Banyak sekali Muk, aku tidak sanggup untuk menelan semuanya, karena aku belum biasa.”

“Tidak apa-apa May..”

Kemudian Muki mengambil cairan yang terbuang di sekitar kontolnya dan menaruh ke tetekku. Aku pun memperhatikan kelakuan Muki. Dan Muki mengelus-elus tetekku. Akhirnya jam sudah tepat jam 11 malam. Dan aku diantar oleh Muki tepat jam 11 lewat 35 menit. Karena besoknya kami berjanji akan ketemu lagi. Malamnya entah mengapa aku sangat sulit sekali tidur.

Baru Kenalan Ku Serahkan Tubuhku Untuk Dinikmati – Lendir Nikmat.

Karena pengalamanku yang pertama membuatku penasaran, entah apa yang akan kulakukan lagi bersama Muki esoknya.Dan, malam itu aku masih teringat akan kontol Muki yang besar dan aroma sperma serta ingin rasanya aku menelan sekali lagi. Ingin cepat-cepat kuulangi lagi peristiwa malam itu.

Besoknya dengan alasan ada pertemuan panitia perpisahan, aku akhirnya bisa keluar rumah. Akhirnya sesuai jam yang sudah ditentukan, Muki menjemputku dan Muki membawaku ke suatu tempat yang masih teramat asing buatku.

“Tempat apa ini Muk,” tanyaku.

“May, ini tempat kencan, daripada kita kencan di mobil lebih bagus kita ke sini aja, dan lebih aman dan tentunya lebih leluasa. Kamu mau.”

Baru Kenalan Ku Serahkan Tubuhku Untuk Dinikmati – Lendir Nikmat.

“Entahlah Muk, aku masih takut tempat seperti ini.”

“Kamu jangan takut, kita tidak keluar dari mobil. Kita langsung menuju kamar yang kita pesan.”

Dan sampai di garasi mobil, kami keluar, dan di garasi itu hanya ada satu pintu. Sepertinya pintu itu menuju ke kamar. Benar dugaanku. Pintu itu menuju ke kamar yang sudah dingin dan nyaman sekali, tidak seperti yang kubayangkan. Terlihat ada kulkas kecil, kamar mandi dengan shower, dan TV 21, dan tempat tidur untuk kapasitas dua orang.

“Maya, kita santai di sini aja ya… mungkin sampai sore atau kita pulang setelah magrib nanti, kamu mau..” pinta Muki.

Baru Kenalan Ku Serahkan Tubuhku Untuk Dinikmati – Lendir Nikmat.

“Aku setuju saja Muk, terserah kamu.”

Setelah makan siang, kami ngobrol-ngobrol dan Muki membaringkan badanku di tempat tidur.

“May, kamu mau kan melakukannya sekali lagi untukku.” Aku setuju. Sebenarnya inilah yang membuatku berpikir malamnya apa yang akan kami lakukan berikutnya. Muki berdiri di depanku, dan melepaskan kancing kemejanya satu persatu, dan membuka celana panjang yang dipakainya. Terlihat sekali lagi dan sekarang lebih jelas lagi kepunyaan Muki daripada malam kemarin.

Baru Kenalan Ku Serahkan Tubuhku Untuk Dinikmati – Lendir Nikmat.

Ternyata kontol Muki lebih besar dari yang kubayangkan. Dan, dalam sekejap Muki sudah terlihat bugil di depanku. Muki memelukku erat-erat dan membangunkanku dari tempat tidur. Sambil mencium bibirku, Muki menarik ke atas baju kaos ketat yang kupakai. Dan memelukku sambil melepaskan ikatan BH yang kupakai.

Dan pelan-pelan tangan Muki mengelus tetekku yang sudah keras. Dan lama -kelamaan tangan Muki sudah mencapai restleting celanaku dan membuka celanaku. Dan menurunkan celana dalamku. Aku masih posisi berdiri, dan Muki jongkok tepat di depan memekku. Muki memandangku dari arah bawah. Sambil tangannya memeluk pahaku.

“May, bodi kamu bagus sekali.”

Baru Kenalan Ku Serahkan Tubuhku Untuk Dinikmati – Lendir Nikmat.

Muki sekali lagi memperhatikan bulu-bulu yang tidak terlalu lebat dan menciumi aroma memekku.

“May, seandainya hari ini perawanmu hilang, kamu bagaimana.”

“Terserah kamu Muk, aku tidak peduli tentang perawanku, aku ingin menikmati hari ini, denganmu berdua, dan aku kepengen sekali ngentot denganmu..”

Akhirnya aku pasrah apa yang dilakukan oleh Muki. Kemudian Muki menindihku yang sudah tidak memakai apa-apa lagi. Kami sudah sama-sama bugil. Dan tidak ada batasan lagi antara kami. Muki bebas menciumiku dan aku juga bebas menciumi Muki. Kami melakukannya sama-sama dengan nafsu kami yang sangat besar.

Baru Kenalan Ku Serahkan Tubuhku Untuk Dinikmati – Lendir Nikmat.

Muki menciumi seluruh tubuhku mulai dari atas turun ke bawah. Begitu bibir Muki sampai di memekku yang sudah sangat basah, terasa olehku Muki membuka lebar memekku dengan jari-jarinya. Ah… nikmat sekali. Seandainya aku tahu senikmat ini, ingin kulakukan dari dulu. Ternyata Muki sudah menjilati klitorisku yang panjang dan lebar.

Dengan permainan lidahnya di memekku dan tangan Muki sambil meremas tetekku dan memainkan putingku, aku rasanya sudah sangat enak sekali. Sepertinya tidak kusia-siakan kenikmatan ini tiap detik. Muki sekali-kali memasukan jarinya ke memekku dan memasukkan lidahnya ke memekku.

Akhirnya dengan nafsu yang sudah tidak bisa kutahan lagi, kukatakan pada Muki. “Muk, masukkan kontolmu ke memekku ya… masukannya pelan -pelan,” pintaku.

Baru Kenalan Ku Serahkan Tubuhku Untuk Dinikmati – Lendir Nikmat.

Muki lalu bangkit dari arah bawah. Dan menciumi bibirku.

“May, kamu sudah siap aku masukkan, apa kamu tidak menyesal nantinya.”

“Tidak Muk, aku tidak menyesal. Aku sudah siap untuk di entot kamu.”

Lalu Muki melebarkan kakiku dan terlihat jelas sekali punya Muki yang sangat besar sudah siap-siap untuk masuk ke punyaku. Memekku sudah basah sekali. Dan kubimbing kontol Muki agar tepat masuk di lubang memekku. Pertama-tama memang agak sakit, tapi punyaku sepertinya sudah tidak terasa lagi akan sakit yang ada, lebih banyak nikmatnya yang kurasakan. Dengan dorongan pelan dan pelan sekali, akhirnya punya Muki berhasil masuk ke dalam lorong kenikmatanku.

Baru Kenalan Ku Serahkan Tubuhku Untuk Dinikmati – Lendir Nikmat.

“Oh… enak sekali,” jeritku.

Terasa seluruh lorong dan dinding memekku penuh dengan kontol besar kepunyaan Muki. Dengan sekali tekan dan dorongan yang sangat keras dari kontol Muki, membuat hari itu aku sudah tidak perawan lagi. Muki membisikkan sesuatu di telingaku, “May, kamu sudah tidak perawan lagi.”

“Ngga apa-apa Muk, jangan dilepas dulu ya…”

“Terus Muk, goyang lebih kencang, aku enak sekali..” Dengan posisi aku di bawah, Muki di atas, kami melakukannya lama sekali.

Baru Kenalan Ku Serahkan Tubuhku Untuk Dinikmati – Lendir Nikmat.

Muki terus menciumi tetekku yang sudah keras, kontol Muki masih terbenam di memekku. Akhirnya puncak kenikmatanku yang pertama keluar juga.

“Muki sepertinya aku sudah tidak tahan lagi… aku mau keluar.”

“Keluarin terus May, aku tidak akan melepaskan punyaku.”

“Muk, aku tidak tahan lagi… a..ahh… aaahh.. aku keluar Muk, aku keluar.. keluar Muk..enaak sekali, jangan berhenti, teruskan… aaaa… aaaa..” Pada saat orgasme yang pertama, Muki langsung menciumi bibirku. Oh… benar -benar luar biasa sekali enaknya.

Baru Kenalan Ku Serahkan Tubuhku Untuk Dinikmati – Lendir Nikmat.

Akhirnya aku menikmati kehangatan punya Muki dan aku masih memeluk badan Muki. Walaupun udara di kamar itu sangat dingin, tapi hawa yang kami keluarkan mengalahkan udara dingin.

“May, aku masih mau lagi, tidak akan kulepaskan… sekarang aku mau posisi enam sembilan. Kamu isap punyaku dan aku isap punyamu.”

Kemudian kami berubah posisi ke enam sembilan. Muki bisa sangat jelas mengisap punyaku. Dan kelihatan kliotorisku yang sangat besar dan panjang.

Baru Kenalan Ku Serahkan Tubuhku Untuk Dinikmati – Lendir Nikmat.

“May punyamu lebar sekali.”

“Isap terus Muk, aku ingin mengeluarkan sekali lagi dan berkali-kali.”

Aku terus mengisap punya Muki sementara Muki terus menjilati memekku dan kami melakukannya sangat lama sekali. kontol Muki yang sudah sangat keras sekali membuatku bernafsu untuk melawannya. Dan permainan mulut Muki di memekku juga membuatku benar-benar terangsang dan sepertinya saat-saat seperti ini tidak ingin kuakhiri.

Baru Kenalan Ku Serahkan Tubuhku Untuk Dinikmati – Lendir Nikmat.

“Muk… aku mau keluar lagi… aku tidak tahan lagi honey…”

“Tahan sebentar May, aku juga mau keluar..”

Tiba-tiba Muki langsung merubah posisi. Aku di bawah dan dia di atas. Dengan cepat Muki melebarkan kakiku, dan oh.. ternyata Muki ingin memasukkan kontolnya ke memekku. Dan sekali lagi Muki memasukkan kontolnya ke memekku. Walaupun masih agak sulit, tapi akhirnya lorong kenikmatanku dapat dimasuki oleh kontol Muki yang besar.

“Dorong yang keras Muk, lebih keras lagi,” desahku. Muki menggoyangan badannya lebih cepat lagi.

Baru Kenalan Ku Serahkan Tubuhku Untuk Dinikmati – Lendir Nikmat.

“Iya Muk, seperti itu… terus… aaa..aaa… enak sekali, aku mau melakukannya terus-menerus denganmu..”

“May, aku sudah tidak tahan lagi… aku mau keluar…”

“Aku juga Muk, sedikit lagi, kita keluar sama -sama ya… aaa..”

“May… aku keluar..”

Baru Kenalan Ku Serahkan Tubuhku Untuk Dinikmati – Lendir Nikmat.

“Aku juga Muk… aaa… aa… terasa Muk, terasa sekali hangat spermamu..”

“Aduh, May… goyang terus May, punyaku lagi keluar…”

“Aduh Muk… enak sekali…”

Bibirku langsung menciumi bibir Muki yang lagi dipuncak kenikmatan. Tak lama kemudian kami sama-sama terdiam dan masih dalam kehangatan pelukan. Akhirnya kami mencapai kenikmatan yang luar biasa. Dan sama-sama mengalami kenikmatan yang tidak bisa diukur.

Baru Kenalan Ku Serahkan Tubuhku Untuk Dinikmati – Lendir Nikmat.

“May… spermaku sekarang ada di dalam memekmu.”

“Ia Muk…”

Tidak lama kemudian, Muki membersihkan cairan spermanya di memekku.

“May, kalo kamu hamil, aku mau bertanggung jawab.”

Baru Kenalan Ku Serahkan Tubuhku Untuk Dinikmati – Lendir Nikmat.

“Iya Muk..” jawabku singkat.

Akhirnya kami mandi sama-sama. Di kamar mandi kami melakukannya sekali lagi, dan aku mengalami kenikmatan sampai dua kali. Sekali keluar pada saat Muki menjilati memekku dan sekali lagi pada saat Muki memasukkan kontolnya ke memekku. Muki pun mengalami hal yang sama.

Sorenya kami melakukannya sekali lagi. Kami melakukannya berulang kali. Dan istirahat kami hanya sebentar, tidak sampai satu jam kami sudah melakukannya lagi. Benar-benar luar biasa. Aku pun tidak tahu kenapa nafsuku begitu bergelora dan tidak mau berhenti. Kalau dihitung-hitung dalam melakukan hubungan badan, aku sudah keluar 8 kali orgasme. Dan kalau hanya sekedar diisap oleh Muki hanya 3 kali. Jadi sudah 11 kali aku keluar. Sementara Muki sudah 7 kali.

Baru Kenalan Ku Serahkan Tubuhku Untuk Dinikmati – Lendir Nikmat.

Malamnya tepat jam 8.30 kami keluar dari penginapan. Padahal jika dipikir-pikir, hanya dalam waktu dua hari saja aku sudah melepaskan keperawananku ke seseorang. Dan sampai sekarang hubunganku dengan Muki bukan sifatnya pacaran, tapi hanya bersifat untuk memuaskan nafsu saja. Dan, baru kali ini aku bisa merasakan tidur yang sangat pulas sesampainya di rumah. Besoknya aku harus sekolah seperti biasa dan tentunya dengan perasaan senang dan ingin melakukannya berkali-kali.

Seperti biasa setiap tanggal 20, aku datang bulan. Dan kemarin (tanggal 20 Februari 2001) ini aku masih dapat. Aku langsung menelepon Muki sepulang dari sekolah.

“Muk, aku dapat lagi, dan aku tidak hamil.”

“Iya May… syukurlah…”

Baru Kenalan Ku Serahkan Tubuhku Untuk DinikmatiLendir Nikmat.

“Muk, aku ingin melakukannya sekali lagi, kamu mau Muk..”

Agen PokerAgen Domino99Agen Capsa SusunAgen AduQAgen BandarQAgen Bandar PokerAgen Sakong

Dan, ternyata kami bisa melakukannya di mana saja. Kadang aku mengisap kontol Muki sambil Muki menyetir mobil yang lagi di jalan tol. Dan setelah cairan sperma Muki keluar yang tentunya semua kutelan, karena sudah biasa, setelah itu tangan Muki memainkan memekku. Kadang juga sebelum pulang aku tidak lagi mencium bibir Muki, tapi aku mengisap kepunyaan Muki sebelum turun dari mobil, hanya sekitar 2 menit, Muki sudah keluar.

Judi PokerJudi Domino99Judi Capsa SusunAgen AduQJudi BandarQJudi Bandar PokerJudi Sakong
Dan aku masuk rumah masih ada sisa-sisa aroma sperma di mulutku. Di tiap pertemuan kami berdua selalu saling mengeluarkan. Jika kami ingin melakukan hubungan badan, biasanya kami menyewa penginapan dari siang sampai sore dan hanya dilakukan tiap hari sabtu karena pada saat itu sepulang sekolah Muki langsung mengajakku ke penginapan.

Keris99 - Agen Bandar66 Online | Sakong Online | Capsa Susun | Bandar Poker | Judi Domino99 | BandarQ | AduQ | Poker Texas Indonesia
Keris99 – Agen Bandar66 Online | Sakong Online | Capsa Susun | Bandar Poker | Judi Domino99 | BandarQ | AduQ | Poker Texas Indonesia 

Lendir Nikmat

Cerita Dewasa | Cerita Panas | Cerita Mesum | Cerita Bokep | Bokep Online